Rabu, 19 September 2012

Tetangga Nabi Musa AS.disurga



Dari : Buletin Jum'at Sahara    
                                                                                   
Disela-sela munajat kepada Allah SWT di gunung Tursina, Nabi Musa bertanya: "Ya Allah, siapakah tetanggaku nanti disurga?".  
Allah pun menjawab dengan menyebutkan seorang pemuda berikut ciri dan alamatnya. Maka Nabi Musa bergegas menuju alamat tersebut hendak segera menemuinya. Dengan bantuan masyarakat sekitar kampung, Nabi Musa menemukan rumah sang pemuda. Setelah mengucap salam, Nabi dipersilahkan masuk. Namun sang pemuda tidak segera melayani tamu, melainkan masuk kembali ke kamar lalu keluar dengan menggendong seekor babi betina besar, kemudian memandikannya, dilapnya dengan kain kering kemudian menciumnya dengan penuh kasih sayang, lalu membimbingnya masuk kamar kembali.
 Setelah itu, sang pemuda keluar kembali sambil menggendong babi jantan yang lebih besar dan melakukan hal yang sama seperti terhadap babi pertama. 
 Karena heran Nabi Musa bertanya: "Apa agamamu?"
 Ia menjawab: "Agama Tauhid". 
Nabi Musa melanjutkan: "Kenapa kau lakukan ini, agama kita melarang memelihara babi". 
 Sang pemuda pun menjelaskan: "Tuanku, sebenarnya kedua babi itu adalah ayah dan ibu kandungku, karena dosa besarnya maka Allah merubah keduanya menjadi babi. Namun, meski mereka berdosa kepada Allah, itu urusan mereka dengan Allah, sedangkan aku sebagai anak berkewajiban selalu berbakti kepada keduanya. Tiap hari aku merewat mereka sepenuh kasih sebagaimana mereka mengasihiku sejak kecil. Tiap malam aku berdo'a agar Allah mengampuni dosanya dan mengembalikan kebentuknya semula."

Sejenak Nabi Musa merenung, lalu Allah SWT berfirman kepada Nabi Musa: " Hai Musa, inilah tetanggamu disurga. Karena kasih tulusnya kepada ibu bapaknya maka Aku angkat ia sebagai orang shalih dan kelak menemanimu disurga. Berkat doanya yang tulus kepadaKu, maka Akupun mengampuni dosa kedua orang tuanya. Aku sediakan tempat bagi keduanya disurga."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar